Kacang Tanah Telah Berevolusi

Assalamau Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sebagai pencinta kegiatan makan, banyak hal yang sudah saya lewati dan banyak makanan sudah kulahap kadang dengan hati gembira kadang juga dengan hati yang -_- tempat saya mencari menu kalau tidak di rumah, warung / gerobakpinggir jalan.

Image result for peanut cartoon
Source : 123RF.com

Tapi, pengalaman makan ditempat – tempat seperti itu meningkatkan daya tahan tubuh yang cukup baik. Saya jarang sakit perut karena makanan kurang bersih. Perutku kuat.


Tapi, pernah tidak ketika Agang asyik – asyik mengunyah tiba – tiba Agang merasa ada yang aneh di makanan itu?

Saya pernah menemukan peluru klip di bungkusan keripik dan mangkok. Memang kalau diteliti peluru klip baik untuk yang kekurangan zat besi -_- bercanda. Mungkin pembuatnya asyik – asyik mengemas keripik tiba – tiba drama india favorit si pembuat adegannya tegang dan akhirnya klipnya meleset. Peluru klipnya ikut masuk dalam bungkusan. Hahaha. Memang kalau makan cemilan pun kita harus berhati – hati.

Jijik atau tidak? Tentu saja tidak *makan keripik sama bungkusannya*

Kedua, yaitu rambut

Kenapa ada rambut? Beberapa kejadian saya tidak yakin itu rambut -_- malas juga meneliti jenis rambut apa atau kenapa bisa rambut mendarat di makananku. Kadang – kadang mau nyanyi

“Rambut, rambut siapa ini… bikin tak enak hati…”

Walaupun yang punya rambut sekeren yoona saya tetap tak sudi kalau rambutnya tercampur di bakso atau coto.

Jijik atau tidak? Jijiklah. Langsung tak nafsu makan dan tidak balik makan disitu lagi.

Nah, ini yang mendebarkan. Pernah tidak ketika Agang menikmati batagor dengan khidmat tiba – tiba terlihat ada hitam – hitam gosong nan kayaknya krispi di balik saus kacangnya?

Awalnya Saya kira kacang goreng yang gosong eh kenapa tiba – tiba ada kayak kaki? Apa sekarang kacang tanah telah berevolusi sehingga memiliki kaki?

Dalam pikiran sudah berpikir tidak – tidak. Tapi, saya menggunkan akal sehat. Kupeganglah kacang goreng kw itu lalu kucuci pakai air. Setelah bersih dari saus kacang. Eng ing eng.. kacang tanah memang sudah punya kaki *pingsan*

Kejadian itu terjadi pada saya + kakak di food court salah satu Mall Makassar. Menu yang kami pesan pangsit, nasi + ayam goreng, otak – otak, dan batagor. 
Bukan hanya jijik tapi trauma dan menolak pesan batagor di tempat itu lagi. Hihih.

Kesialan semacam ini mungkin bisa terjadi walaupun Agang makan di restoran. Mahal tidak menjamin makanan tak higienis.

Saran saya buat Agang yang sering jajan selalu waspada, karena kalau menemukan hal seperti ini bisa mengakibatkan rasa kesal berkepanjangan, sakit perut, trauma, dan emosi yang tak tertahankan.

Pernah saya juga temukan benang

Yang penting tiap makan baca basmalah dan jangan lupa berdoa.

Saya juga pernah temukan ulat di kembang kol sama di kacang panjang. Jijiknya. Tapi, kata Mak Saya berarti sayuran itu segar jadi sering ada ulatnya.


Saya juga pernah lihat ada tikus lari di warung bakso, wih langsung kublacklist itu warung. Hehehe. 

2 comments:

  1. Sebenarnya apa sih itu kacang berkaki,cicak ya? Maaf kalau salah duga

    ReplyDelete

Powered by Blogger.